Kisi-Kisi ATS Geografi XI


 

Menjelaskan makna lingkungan sebagai habitat hidup berkelanjutan.

1

Mengidentifikasi contoh perilaku yang mendukung keberlanjutan lingkungan (energi terbarukan).

2

Menjelaskan fungsi ekosistem mangrove sebagai penyangga kehidupan pesisir.

3

Menyebutkan prinsip utama pembangunan berkelanjutan (lingkungan, sosial, ekonomi)

4

Menganalisis dampak pencemaran plastik terhadap ekosistem dan rantai makanan.

5

Mengidentifikasi pengaruh perubahan iklim global terhadap kerusakan habitat laut.

6

Menyimpulkan peran hutan kota dalam mendukung habitat berkelanjutan di wilayah perkotaan.

7

Menjelaskan manfaat pengelolaan DAS terpadu dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

8

Menganalisis hubungan degradasi lingkungan dengan krisis pangan dan air bersih berdasarkan laporan United Nations.

9

Mengevaluasi pendekatan pengelolaan lingkungan berbasis pencegahan dan konservasi untuk menjaga keberlanjutan habitat.

10

Menjelaskan pengertian penduduk sebagai potensi penggerak pembangunan.

11

Mengidentifikasi indikator kualitas SDM dan membedakannya dari faktor nonkependudukan.

12

Menentukan rentang usia produktif dalam struktur penduduk.

13

Menganalisis syarat agar bonus demografi menjadi keuntungan pembangunan (pendidikan dan lapangan kerja memadai).

14

Menjelaskan konsep bonus demografi dalam struktur penduduk.

15

Menganalisis peluang bonus demografi terhadap peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

16

Menyebutkan komponen utama Indeks Pembangunan Manusia (pendidikan, kesehatan, pendapatan).

17

Menganalisis pengaruh pendidikan dan penguasaan teknologi terhadap kualitas SDM di era ekonomi digital.

18

Mengevaluasi hubungan kualitas SDM dengan daya saing dan keberlanjutan pembangunan berdasarkan laporan UNDP.

19

Menentukan kebijakan yang tepat untuk mengurangi kesenjangan kualitas SDM antarwilayah (pemerataan akses pendidikan dan kesehatan).

20

Mengidentifikasi indikator utama IPM (kesehatan, pendidikan, standar hidup layak).

21

Menentukan aspek kualitas penduduk berdasarkan indikator angka harapan hidup (kesehatan).

22

Menganalisis pengaruh tingkat pendidikan terhadap daya saing tenaga kerja.

23

Mengevaluasi syarat keberhasilan bonus demografi dalam meningkatkan kualitas penduduk (ketersediaan lapangan kerja).

24

Menganalisis hubungan antara tingkat kemiskinan dan kualitas penduduk (akses pendidikan dan kesehatan).

25

Menjelaskan dampak jangka panjang stunting terhadap produktivitas tenaga kerja.

26

Menganalisis dampak urbanisasi tidak terencana terhadap kualitas penduduk (permukiman kumuh dan pengangguran).

27

Mengevaluasi dampak kesenjangan pendidikan antarwilayah terhadap ketimpangan kualitas SDM.

28

Menganalisis pengaruh perubahan iklim dan bencana terhadap akses pendidikan dan layanan kesehatan.

29

Mengevaluasi dampak ketidaksesuaian sistem pendidikan dengan kebutuhan industri terhadap kualitas tenaga kerja (mismatch keterampilan).

30

Mengidentifikasi jenis mobilitas nonpermanen (sirkulasi) berdasarkan fenomena mudik.

31

Menjelaskan pengertian urbanisasi sebagai perpindahan penduduk dari desa ke kota.

32

Mengklasifikasikan kesempatan kerja sebagai faktor penarik (pull factor) migrasi.

33

Menjelaskan karakteristik transmigrasi sebagai perpindahan penduduk yang terencana oleh pemerintah.

34

Mengidentifikasi emigrasi sebagai perpindahan penduduk ke luar negeri.

35

Menganalisis faktor lingkungan (bencana alam) sebagai penyebab mobilitas penduduk.

36

Mengevaluasi dampak masuknya pengungsi terhadap kepadatan penduduk wilayah tujuan.

37

Mengidentifikasi mobilitas komuter sebagai perpindahan sementara dan berulang.

38

Menganalisis dampak brain drain terhadap kualitas sumber daya manusia negara asal.

39

Mengevaluasi dampak sosial migrasi besar akibat relokasi ibu kota jika tidak diimbangi kesiapan infrastruktur dan lapangan kerja.

40

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberi masukan kepada kami!